Penyusutan dan Aktiva Tetap (Deprectation & Fixed Assets)

Aktiva tetap adalah aktiva yang berumur panjang seperti tanah, meubel atau furnitur, mesin-mesin dan peralatan yang digunakan dalam operasi usaha. Semua aktiva tetap kecuali tanah akan semakin menurun kegunaannya. Penurunan kegunaan ini merupakan beban bagi perusahaan. Untuk menghitung beban ini, maka harga perolehan dari aktiva tetap, kecuali tanah akan dibagi dengan masa kegunaan aktiva tetap tersebut. Proses ini disebut sebagai penyusutan (Depreciation).

Perbedaan utama antara beban dibayar dimuka dengan aktiva tetap adalah lamanya periode penggunaan aktiva tersebut. Beban dibayar dimuka biasanya akan habis dalam periode akuntansi satu tahun, sedangkan aktiva tetap sebagian besar berumur lebih dari satu tahun.

Misalkan pada tanggal 3 juni 2015, kantor akuntan Nicholas membeli furniture secara kredit dengan harga Rp. 16.500.000 jurnal yang dibuat untuk mencatat kejadian ini adalah:

June 3     Furniture                      16.500.000

                         Account Payable                 16.500.000

                (Pembelian meubel secara kredit)

Setelah pemindahbukuan, akun furniture akan terlihat seperti dibawah ini :

ayat jurnal penyesuaian penyusutan aktiva tetap

Pada akuntansi berbasis akrual, suatu aktiva akan dicatat pada saat aktiva tersebut diperoleh. Sebagian dari harga perolehan aktiva tetap akan dipindahkan dari akun aktiva ke dalam beban penyusutan untuk setiap periode pemakaian aktiva tetap tersebut. Metode ini memadukan beban aktiva dengan pendapatan yang dihasilkan dalam periode tersebut. Dengan demikian metode ini merupakan penerapan dari prinsip penandingan.

Misalkan Nicholas memperkirakan furniture tersebut mempunyai umur kegunaan selama lima tahun dan pada akhir periode furniture ini benar-benar tidak berharga lagi, maka salah satu cara untuk menghitung jumlah penyusutan setiap tahun adalah dengan membagi harga perolehan dari furniture tersebut dengan perkiraan usia kegunaannya Rp. 16.500.000/5 tahun = Rp. 3.300.000 per tahun. Penyusutan untuk bulan Juni 2015 besarnya adalah Rp. 275.000 (Rp. 3.300.000/12 bulan)per bulan.

Beban penyusutan untuk bulan Juni akan dicatat dengan jurnal sbb :

Juni 30  Deprection exp – Furniture                                      275.000

                     Accumulated depreciation – Furniture                              275.000

             (Untuk mencatat penyusutan furniture)

Dari jurnal diatas terlihat bahwa kita melakukan kredit pada akun Akumulasi penyusutan (Accumulated Depreciation) dan bukan pada akun furniture. Hal ini dilakukan karena harga perolehan dari aktiva merupakan suatu nilai pengukuran yang obyektif yang harus selalu tercantum dalam akun aktiva tetap. Akun akumulasi penyusutan digunakan untuk memperlihatkan jumlah kumulatif dari seluruh beban penyusutan yang dihitung mulai dari tanggal perolehan aktiva tersebut. Nilai dari akumulasi penyusutan akan semakin bertambah dengan semakin bertambahnya usia aktiva tetap yang dimiliki perusahaan.

Akun akumulasi penyusutan merupakan suatu akun kontra, dalam hal ini adalah akun aktiva yang mempunyai nilai sisa normal di kredit. Akun kontra mempunyai dua karakteristik, yaitu : memiliki nilai sisa normal yang berlawanan dengan pasangannya. Dalam kasus ini, furniture memiliki pasangan dengan akun akumulasi penyusutan.

Perusahaan akan membuat akun Akumulasi penyusutan untuk setiap jenis aktiva tetap yang dimilikinya. misalnya perusahaan memiliki sebuah bangunan dan sebuah mesin, maka perusahaan tersebut juga akan memiliki akun Akumulasi penyusutan Bangunan dan akumulais penyusutan – mesin

Setelah pemindah bukuan jurnal penyusutan, maka akun furniture Akumulasi penyustuan Meubel dan beban penyusutan akan terlihat seperti dibawah ini :

jurnal penyesuaian penyusutan aktiva tetap

Dalam neraca, nilai sisa dari akumulasi penyusutan-furniture akan dikurangkan dengan nilai sisa dari furniture. Jumlah bersih dari aktiva tetap (harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan) disebut dengan nilai buku (book value) dari aktiva tetap tersebut, seperti yang tampak dalam contoh dibawah ini :

jurnal penyesuaian aktiva tetap

Untuk mendapatkan nilai buku dari aktiva tetap diperlukan akun Akumulasi penyusutan, maka akun akumulasi penyusutan disebut juga sebagai akun penilaian. Misalkan selama bulan Juni 2015, kantor Akuntan Nicholas membeli gedung dengan harga Rp. 48.000.000 dengan perkiraan umur kegunaan selama 20 tahun, maka jumlah penyusutan yang akan dibebankan dalam bulan juni 2015 besarnya adalah Rp. 200.000 (Penyusutan per tahun sebesar Rp. 2.400.000/12 = Rp. 200.000 per bulan). Ayat jurnal yang dibuat untuk mencatat penyusutan selama bulan Juni 2015 adalah sebagai berikut :

Juni 30    Depreciation Expense- building                               200.000

                                Accumulated Depreciation – building                            200.000

                (Untuk mencatat penyusutan bangun )

Penyajian aktiva tetap dalam neraca kantor Akuntansi Nicholas per tanggal 20 Juni 2015 akan terlihat sebagai berikut :

Aktiva tetap di dalam Neraca per 20 Juni 2015:

ayat jurnal penyesuaian penyusutan

Nah semoga kamu mengerti tentang penjelasan ayat jurnal penyesuaian penyusutan aktiva tetap ini ya teman !