Materi akuntansi kali ini akan menjelaskan  jenis opini audit laporan keuangan / contoh jenis pendapat akuntan / jenis opini audit dan contohnya / jenis opini audit dan kriterianya

Jenis Pendapat Auditor Dalam Laporan Audit

Apa saja jenis pendapat akuntan dalam laporan pemeriksaan / jenis pendapat auditor independen ?

Jenis opini akuntan publik  / jenis pendapat auditor menurut psa no. 29 sa seksi 508 adalah sebagai berikut :

Unqualified Opinion – Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian

Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan telah menyajikan posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, arus kas serta semua hal material lainnya secara wajar dan sesuai dengan PABU di Indonesia  .

Kriteria unqualified opinion adalah sebagai berikut :

  • Tidak ditemukannya kesalahan yang material atas penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum.
  • Pemeriksaan sudah dilaksanakan sesuai aturan SPAP
  • Didukung oleh bukti yang relevan dan memadai

Unqualified Opinion With Explanatory Language – Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Bahasa Penjelasan

Auditor berpendapat wajar dan sebagiannya didasarkan atas laporan auditor independen lain. Kriterianya adalah :

  • Terdapat kondisi dan peristiwa yang menyebabkan auditor sangsi akan kelangsungan hidup entitas
  • Laporan keuangan disajikan menyimpang dari Standar Akuntansi Keuangan.
  • Untuk mencegah agar laporan keuangan tidak menyesatkan karena adanya keadaan-keadaan yang luar biasa,

Qualified Opinion – Pendapat Wajar Dengan Pengecualian

Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan terdapat penyimpangan dari prinsip yang berlaku umum, berdampak material, dan auditor menyimpulkan untuk tidak menyatakan pendapat tidak wajar. Kriteria pendapat qualified opinion adalah :

  • Tidak ada bukti yang kompeten atau adanya pembatasan ruang lingkup audit yang mengakibatkan auditor menarik kesimpulan bahwa ia tidak dapat menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian.
  • Auditor menjelaskan semua alasan tersebut satu paragraf terpisah yg dicantumkan sebelum paragraf pendapat. Laporan tersebut berisi kata pengecualian / kecuali

Adverse Opinion – Pendapat Tidak Wajar

Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan secara keseluruhan tidak disajikan secara wajar dan tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Disclaimer of Opinion – Pernyataan Tidak Memberikan Pendapat

  • Adanya pembatasan ruang lingkup audit. Pembatasan tersebut dijelaskan dalam paragraf terpisah dan menginformasikan semua alasan substantif yang mendukung laporan tersebut.
  • Auditor tidak bisa merumuskan opini tentang kewajaran laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Nah itulah 5 jenis pendapat auditor. Semoga kalian bisa memahami jenis opini audit dan persyaratannya ya ! Baca juga jenis audit pemasaran & perbedaan audit internal dan audit eksternal :)