Artikel laba ditahan ini akan menjelaskan pengertian laba ditahan dalam akuntansi / pengertian laba ditahan dalam laporan keuangan / pengertian laba ditahan dan contohnya serta cara perhitungan laba ditahan.

Pengertian Laba Ditahan dalam Akuntansi (retained earnings)

Apa yang dimaksud dengan laba ditahan ? Apa arti laba ditahan ?

Definisi laba ditahan / pengertian laba ditahan menurut para ahli :

Laba ditahan adalah laba bersih yang ditahan atau tidak dibayarkan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba yang ditahan ini akan diakumulasikan dan dilaporkan pada ekuitas pemilik dalam neraca keuangan. Apa tujuan laba ditahan ? Tujuan laba ditahan adalah untuk melakukan reinvestasi dalam bisnis perusahaan atau juga bisa untuk melunasi hutang yang ada.

Perhitungan Laba Ditahan

Rumus laba ditahan adalah sebagai berikut :

Laba ditahan periode awal +/ –  laba rugi periode berjalan dividen yang dibayarkan = laba ditahan periode akhir

Contoh Laporan Laba Ditahan

Dibawah ini adalah Laporan  Laba Ditahan PT Jiban pada tahun 2003. Laba tahun berjalan sebesar $ 235 (juta) akan menambah saldo Laba Ditahan awal tahun. Sedangkan pembayaran dividen saham preferen $8 (juta) dan saham biasa $115 (juta) mengurangi saldo Laba Ditahan. Maka saldo Laba Ditahan pada akhir tahun akan menjadi $ 1,532 (juta).

contoh laporan laba ditahan
Nah sekarang kalian tentu tahu pengertian laba ditahan dalam laporan neraca bukan ? Semoga pembahasan mengenai pengertian laba ditahan dalam akuntansi ini bisa menambah wawasan teman-teman semua. Lihat juga pengertian laba komprehensif & pengertian laba dalam akuntansi :)