Output nasional atau GDP berhubungan erat dengan pengangguran. Bila GDP atau output nasional ingin meningkat maka harus dipergunakan tenaga kerja yang lebih banyak, atau dengan kata lain pengangguran akan berkurang. Cara lain untuk meningkatkan GDP adalah meningkatkan produktivitas yaitu sumber daya manusia yang sudah ada harus menghasilkan output yang lebih banyak.

Dalam jangka pendek, yang dapat dilakukan adalah cara yang pertama yaitu menambah tenaga kerja. Sedangkan peningkatan produktivitas perlu waktu, karena selain sumber daya manusia yang harus diperbaiki kualitasnya, juga diperlukan perbaikan mutu dari sumber daya lain.

Pengertian Pengangguran Menurut Para Ahli Ekonomi

pengertian pengangguran menurut para ahli :

Pengangguran adalah orang yang berada pada usia kerja, tidak bekerja dan sedang mencari kerja. Jadi bila salah satu dari ketiga syarat di atas tidak terpenuhi, maka orang tersebut dianggap bukan pengangguran. Sebagai contoh mahasiswa biasanya berada pada usia kerja dan tidak bekerja, namun mereka tidak masuk dalam kategori orang yang menganggur karena mereka tidak sedang mencari kerja. Sebaliknya, pekerja adalah orang yang berada pada usia kerja dan sedang bekerja. Adapun angkatan kerja adalah semua orang yang berada pada usia kerja, baik yang bekerja maupun menganggur.

Untuk menghitung tingkat pengangguran dan tingkat partisipasi angkatan kerja adalah :

Tingkat pengangguran = orang yang menganggur : angkatan kerja  x 100%

Tingkat partisipasi angkatan kerja = angkatan kerja : populasi x 100%

Semoga artikel pengertian pengangguran menurut para ahli ekonomi ini bisa berguna bagi pembaca www.materiakuntansi.com