Materi akuntansi rekonsiliasi bank ini akan membahas pengertian rekonsiliasi bank dalam akuntansi, penyebab dilakukannya rekonsiliasi bank, mengapa perusahaan melakukan rekonsiliasi bank, alasan dilakukannya rekonsiliasi bank dan contoh rekonsiliasi bank.

Pengertian Rekonsiliasi Bank dan Contohnya

Pengertian rekonsiliasi bank menurut para ahli:

Rekonsiliasi bank adalah suatu skedul informasi yang menjelaskan setiap perbedaan antara catatan bank dan catatan kas nasabah. Jika perbedaan tersebut hanya berasal dari transaksi yang belum dicatat oleh bank, maka catatan kas nasabah (perusahaan penyetor) dianggap benar. Tetapi jika beberapa bagian dari perbedaan itu berasal dari pos-pos lain, maka catatan bank atau catatan perusahaan harus disesuaikan.

Mengapa perusahaan perlu membuat laporan rekonsiliasi bank ? Mengapa rekonsiliasi bank itu penting ?

Alasan perlunya rekonsiliasi bank / alasan dibuat rekonsiliasi bank adalah karena pada akhir setiap bulan kalender, bank mengirimkan kepada setiap nasabahnya suatu laporan rekening koran (salinan rekening bank untuk nasabah tersebut) bersama dengan cek nasabah yang telah dibayarkan oleh bank selama bulan itu. Jika tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh bank atau nasabahnya, dan jika semua setoran yang dilakukan serta semua cek yang ditarik oleh nasabah sudah sampai di bank dalam bulan yang sama, dan tidak ada transaksi tidak biasa yang terjadi yang mempengaruhi baik catatan kas perusahaan ataupun bank, maka saldo kas yang dilaporkan oleh bank akan sama persis seperti yang ditunjukkan dalam catatan nasabah sendiri. Namun keadaan ini JARANG TERJADI dikarenakan :

Penyebab Rekonsiliasi Bank

Penyebab perbedaan rekonsiliasi bank sekaligus jawaban atas pertanyaan mengapa perusahaan perlu melakukan rekonsiliasi bank adalah sebagai berikut : ( baca juga >> faktor penyebab rekonsiliasi bank )

  • Kredit bank.
    Penagihan atau deposito oleh bank untuk kepentingan nasabah yang tidak diketahui oleh nasabah sampai penerimaan rekening koran. Contohnya adalah penagihan wesel untuk nasabah dan bunga yang dihasilkan pada rekening giro yang berbunga.
  • Setoran dalam perjalanan.
    Setoran kas akhir bulan yang dicatat pada buku penyetor dalam satu bulan, diterima dan dicatat oleh bank dalam bulan berikutnya.
  • Beban-beban bank.
    Beban-beban yang dicatat oleh bank terhadap saldo nasabah untuk pos-pos seperti biaya pelayanan bank, penulisan cek, cek kosong (Not Sufficient Fund/NSF) dan sewa kotak penyimpanan setoran. Nasabah mungkin tidak menyadari adanya beban-beban ini sampai ada penerimaan laporan rekening Koran.
  • Kesalahan bank atau nasabah
    Kesalahan baik di pihak bank ataupun di pihak nasabah mengakibatkan saldo bank tidak sama dengan saldo buku nasabah.
  • Cek-cek yang masih beredar. Merupakan cek-cek yang ditulis oleh penyetor dicatat ketika dituliskan, tetapi belum dicatat atau belum di clear-kan oleh bank sampai pada bulan berikutnya.

Jadi perbedaan antara catatan kas nasabah (penyetor) dan catatan bank adalah hal yang biasa dan memang sudah diperkirakan sebelumnya. Karenanya, keduanya harus direkonsiliasikan untuk menentukan sifat dari perbedaan diantara kedua jumlah tersebut.

Bentuk Rekonsiliasi Bank

pengertian rekonsiliasi bank dan contohnya - contoh bentuk rekonsiliasi bank

bentuk rekonsiliasi bank

Bentuk rekonsiliasi bank terdiri dari dua bagian yaitu :

  • Saldo per buku penyetor (perusahaan) dan
  • Saldo per rekening koran (bank statement)

Kedua bagian harus berakhir dengan “Saldo kas yang benar” yang jumlahnya harus sama.  Saldo kas yang sama adalah jumlah di mana buku-buku harus disesuaikan dan merupakan  jumlah yang dilaporkan dalam neraca. Ayat jurnal penyesuaian disiapkan untuk semua pos-pos penambahan dan pengurangan yang tampak dalam saldo per buku penyetor (perusahaan/nasabah). Setiap kesalahan yang berasal dari bank harus langsung diberitahukan kepada bank.

Contoh Rekonsiliasi Bank dan Penyelesaiannya

Berikut ini adalah contoh soal rekonsiliasi bank dan jawabannya yang memuat contoh perhitungan rekonsiliasi bank / contoh rekonsiliasi bank dan jurnalnya.

Sebagai ilustrasi, berikut adalah pembukuan Zelda Company yang memperlihatkan saldo kas perusahaan di Bank Amanah per 31 Juli 2005 sebesar $20.502. Laporan bank yang mencakup bulan Juli memperlihatkan saldo akhir sebesar $22.190. Pemeriksaan atas catatan akuntansi pada Zelda Company dan Laporan bank bulan Juli ditemukan pos-pos rekonsiliasi sebagai berikut :

1. Setoran sebesar $3.680 yang diposkan tanggal 31 Juli belum tampak dalam laporan rekening koran (bank statement).

2. Cek-cek yang ditulis pada bulan Juli tetapi belum dibebankan ke rekening koran bulan Juli adalah :

  • Cek #7372        $150
  • Cek #7348       4.820
  • Cek #7349             31

3. Zelda belum mencatat bunga $600 yang ditagih oleh bank Amanah pada tanggal 20 Juli atas obligasi Farras Co. untuk Zelda Co.

4. Beban jasa bank sebesar $18 belum dicatat pada buku Zelda.

5. Salah satu cek pelanggan Zelda sebesar $20 dikembalikan dengan rekening Koran dan ditandai “NSF”. Bank memperlakukan cek kosong ini sebagai pengeluaran.

6. Zelda mencatat bahwa cek dengan nomor #7322 sebesar $131 yang ditulis bulan Juli untuk pembayaran sebuah hutang dagang, dicatat secara tidak benar dalam bukunya dengan jumlah $311.

7. Sebuah cek untuk Zaldy Company yang berjumlah $175 telah salah dibebankan kepada Zelda Co.

Untuk dapat menentukan berapa saldo yang kas benar dapat dihitung dengan menggunakan kertas kerja rekonsiliasi sebagai berikut :

contoh bentuk rekonsiliasi bank - contoh rekonsiliasi bank 2 kolom - contoh rekonsiliasi bank dan jurnalnya

Rekonsiliasi antara saldo bank dan pembukuan dengan saldo kas yang benar sebesar $21,044 akan terlihat dalam kertas kerja di atas.

Jurnal Penyesuaian Rekonsiliasi Bank

Jurnal penyesuaian rekonsiliasi bank atau jurnal koreksi dalam rekonsiliasi bank untuk pembukuan Zelda Company pada awal Agustus 2005 diambil dari pos-pos pada bagian “Saldo per buku”. Ayat jurnal penyesuaian rekonsiliasi banknya adalah sebagai berikut :

Kas             600

    Pendapatan bunga             600

Kas             180

    Hutang Usaha             180

Beban kantor – Beban bank        18

    Kas                                                   18

Piutang Usaha       220

    Kas                         220

Setelah ayat jurnal ini dibukukan atau diposting, perkiraan kas Zelda akan memiliki saldo $21,044. Zelda juga harus mengembalikan cek Zaldy Company kepada Bank Amanah dan memberitahu bank tentang kesalahan itu.

Nah itulah itulah penjelasan mengenai materi rekonsiliasi bank. Semoga kamu bisa memahami kegunaan rekonsiliasi bank dan mengapa diperlukan rekonsiliasi bank :)