Apa yang dimaksud dengan subsequent event ? Apa itu subsequent event ? Apa pengertian dari subsequent events dan jenis subsequent events ?

Pengertian Subsequent Event dan Contohnya

Meskipun balance sheet disusun untuk tanggal tertentu, biasanya laporan keuangan baru diterbitkan dan tersedia untuk para pemakai eksternal antara satu hingga tiga bulan berikutnya. SEC meminta perusahaan terbuka untuk menyerahkan laporan keuangan dalam 90 hari setelah tahun fiskal berakhir. Selama waktu itu, perkiraan-perkiraan dianalisis, jurnal penyesuaian disiapkan, dan untuk kebanyakan perusahaan, audit yang independent dilakukan. Selama periode setelah tanggal neraca, usaha tidak ditutup, sementara akuntan berkutat dengan pembukuan. Untuk tetap berlangsung, dan berbagai peristiwa mungkin terjadi serta membawa dampak pada neraca dan laporan keuangan lainnya untuk tahun sebelumnya.

Dengan kata lain pengertian subsequent event dalam audit / pengertian pemeriksaan subsequent events adalah pemeriksaan beberapa peristiwa yang dapat mempengaruhi jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan.

Sifat dan Contoh Subsequent Events

Ada dua jenis subsequent event / peristiwa setelah tanggal neraca yang membutuhkan pertimbangan manajemen dan evaluasi auditor independent.

  1. Peristiwa-peristiwa yang tidak membutuhkan pengakuan namun seharusnya diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
  2. Peristiwa-peristiwa yang membutuhkan pengekuan retroaktif dan dengan demikian mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan untuk periode akuntansi sebelumnya.

Jenis subsequent events pertama tidak menyatakan perbedaan kondisi pada tanggal neraca namun melibatkan suatu kejadian yang dianggap signifikan / material dimana pengungkapannya adalah sangat relevan terhadap para pembaca laporan keuangan. Peristiwa ini biasanya akan mempengaruhi laporan keuangan tahun berikutnya dan dengan demikian mungkin mempengaruhi keputusan yang dibuat saat ini oleh para pemakai laporan.

Contoh subsequent events dari peristiwa ini adalah kecelakaan yang menghancurkan bagian yang besar dari aktiva suatu perusahaan, akuisisi anak perusahaan, penjualan obligasi atau modal saham dalam jumlah yang signifikan. Informasi jenis peristiwa ini dimasukkan di dalam catatan atas laporan keuangan dan berfungsi untuk mengingatkan pembaca bahwa peristiwa setelah tanggal neraca dapat mempengaruhi nilai prediktif laporan keuangan.

Jenis subsequent events kedua biasanya memberikan informasi tambahan yang mempengaruhi jumlah yang dimasukkan dalam laporan keuangan. Misalnya, jumlah yang dilaporkan pada perkiraan seperti penyisihan piutang tak tertagih, kewajiban garansi, kewajiban pajak penghasilan mencerminkan estimasi nilai yang diharapkan. Estimasi ini didasari pada informasi baru yang menunjukkan bahwa kondisi yang ada pada tanggal neraca berbeda dari yang diasumsikan ketika estimasi dibuat, maka adanya perubahan jumlah harus dilaporkan dalam laporan keuangan.

Semoga kalian paham akan pengertian subsequent event dan bisa jelaskan dua jenis subsequent events ya teman ! Baca juga pengertian catatan atas laporan keuangan menurut para ahli :)