Materi akuntansi kali ini akan menjelaskan definisi discretionary fixed cost, definisi committed fixed cost & perbedaan committed fixed cost vs discretionary fixed cost.

Perbedaan Discretionary Fixed Cost dan Commited Fixed Cost

Pengertian Discretionary Fixed Cost

Apa yang dimaksud discretionary fixed cost ?

Discretionary fixed cost adalah biaya tetap yang dapat distop pengeluarannya secara utuh oleh manajemen perusahaan. Contoh biaya discretionary fixed cost ini adalah biaya program latihan karyawan, biaya iklan, biaya riset dan pengembangan, biaya promosi penjualan dsb.

Dengan kata lain, discretionary fixed cost adalah biaya yang :

  • tidak bisa mengukur hubungan / tidak ada korelasi antara jumlah biaya yang keluar dengan jumlah penghasilan yang masuk
  • timbul dari keputusan penyediaan anggaran perusahaan secara berkala.
  • jumlahnya ditentukan secara subjectif dari manajemen puncak perusahaan.

Pengertian Committed Fixed Cost

Apa arti committed fixed cost ?

Definisi committed fixed cost adalah SEMUA biaya tetap yang HARUS dikeluarkan, dan tidak dapat dikurangi karena tujuan dari commited fixed cost adalah untuk mempertahankan kemampuan perusahaan dalam memenuhi tujuan jangka panjangnya. Commited fixed cost adalah biaya yang sebagian besarnya berupa biaya tetap yang muncul karena adanya organisasi pokok, kepemilikan pabrik, peralatan dsb.

Contoh committed fixed cost adalah biaya gaji karyawan, biaya depresiasi, biaya  pajak bumi dan bangunan, biaya asuransi, biaya sewa dsb.

Nah sekarang kalian pasti sudah paham mengenai perbedaan discretionary fixed cost dan commited fixed cost bukan ? Baca juga pengertian life cycle costing :)