Materi ini menjelaskan perbedaan tradisional costing dan activity based costing | perbedaan activity based costing dengan metode tradisional | perbandingan activity based costing dengan traditional costing | perbedaan activity based costing dengan biaya tradisional / konvensional.

Perbedaan Traditional Costing dan Activity Based Costing

Apa perbedaan metode tradisional dan activity based costing / perbedaan activity based costing dengan biaya tradisional ?

Dalam traditional costing, dasar aktivitas yang dipakai pada umumnya berkaitan dengan volume tertentu seperti ekuivalen unit, jam mesin langsung dan jam kerja langsung. Sementara pada Activity Based Costing memakai cost driver yaitu pemicu biaya dasar unit maupun non unit, yang JUMLAH pemicu biayanya lebih BESAR ketimbang jumlah pemicu pada traditional costing. Dengan adanya pemicu sebagai faktor penyebab dari biaya yang dikeluarkan, tentunya activity based costing mempunyai akurasi penentuan biaya pokok produk yang lebih dapat diandalkan.

Dengan kata lain, perbedaan activity based costing dan tradisional secara sederhana adalah sebagai berikut :

  • Pada Activity Based Costing yang membuat biaya timbul adalah aktivitas.
  • Sedangkan pada Metode tradisinal yang membuat biaya timbul adalah produk.

Itulah perbedaan traditional costing dan activity based costing. Lihat juga kelebihan dan kelemahan activity based costing & syarat activity costing :)