Materi ini akan menjelaskan komponen pendapatan nasional dengan pendekatan penerimaan dan bagaimana cara menghitung pendapatan nasional pendekatan penerimaan.

Perhitungan Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

Pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan pendapatan nasional pendekatan pengeluaran dan pendapatan nasional pendekatan nilai tambah.

Pendekatan Pendapatan (Income Approach) adalah menghitung pendapatan nasional atau GDP dengan cara menghitung pendapatan dari semua faktor produksi yang dipergunakan untuk memproduksi semua final produk.

Pendapatan diperoleh dari :

  1. Pendapatan nasional
  2. Depresiasi
  3. Pajak tak langsung
  4. Subsidi
  5. Pembayaran bersih faktor produksi untuk Negara lain

Rumus menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan penerimaan.

Jadi GDP dapat dituliskan sebagai :

GDP = pendapatan nasional + depresiasi + (pajak tak langsung – subsidi) + pembayaran bersih faktor produksi untuk Negara lain

 

Pendapatan nasional

Pendapatan nasional adalah pembayaran semua faktor produksi, yang meliputi :

  • Upah/kompensasi pegawai , merupakan komponen terbesar. Meliputi gaji dan upah yang dibayar oleh perusahaan dan pemerintah kepada rumah tangga, termasuk juga tunjangan.
  • Pendapatan bisnis bukan perusahaan
  • Keuntungan bisnis perusahaan
  • Bunga yang dibayarkan oleh bisnis
  • Pendapatan dari sewa property

Depresiasi

Sebagai contoh, misal ada suatu Negara hanya memiliki satu perusahaan dan GDP Negara tersebut pada tahun tertentu sebesar $1juta. Setelah dilakukan perhitungan biaya seperti upah, bunga dan sewa yang harus dibayar, uang yang tersisa sebagai keuntungan perusahaan sebesar $200 ribu. Bila depresiasi dari barang modal per tahun sebesar $50 ribu, maka keuntungan perusahaan hanya sebesar $150 ribu. Namun untuk menghitung GDP dari sisi pendapatan depresiasi harus ditambahkan karena merupakan pendapatan dari perusahaan. Oleh karena itu depresiasi dimasukkan sebagai pendapatan.

Pajak tak langsung

Pajak tak langsung adalah pajak yang dikenakan kepada pembeli barang dan jasa yaitu rumah tangga dan perusahaan.

Subsidi

Subsidi adalah pembayaran oleh pemerintah tanpa memperoleh barang atau jasa sebagai balasannya.

Pembayaran bersih faktor produksi untuk Negara lain

Pembayaran bersih faktor produksi untuk Negara lain diperoleh dari pendapatan yang diterima dari faktor produksi yang berada di luar negeri dikurangi pembayaran faktor produksi Negara lain yang berada di dalam negeri.

Perhitungan GDP dari sisi pendapatan jarang dilakukan, karena datanya sulit diperoleh, selain itu juga kurang akurat.