Tahapan Siklus Akuntansi dan Penjelasannya

Tahapan siklus akuntansi perusahaan dagang maupuan siklus akuntansi perusahaan jasa dapat dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya penjurnalan transaksi dan pemindahbukuan ke dalam buku besar; dan penyiapan laporan keuangan pada akhir periode.

Pekerjaan yang dilakukan pada akhir periode juga mempersiapkan akun untuk mencatat-transaksi pada periode selanjutnya. Banyaknya langkah yang harus dilakukan pada akhir periode secara tidak langsung menunjukkan bahwa sebagian besar pekerjaan dilakukan pada bagian akhir. Pencatatan dan pemindahbukuan selama periode tersebut membutuhkan waktu lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaan di akhir periode.

Perusahaan mempersiapkan laporan keuangan setiap bulan atau tiga bulanan dan langkah 1 sampai 6a dalam pada tabel dibawah ini menggambarkan proses persiapan laporan tersebut. Langkah 6b sampai 7 dapat dilakukan bulanan atau tiga bulanan tetapi paling penting dilakukan pada akhir tahun.

tabel siklus akuntansi

selama suatu periode pada akhir periode
1. Dimulai dengan nilai akun didalam buku besar 4. Menghitung nilai sisa yang belum disesuaikan di pada awal periode dalam setiap akun pada akhir periode.
2. Menganalisa dan menjurnal transaksi 5. Memasukkan neraca sisa ke dalam neraca lajur dan melengkapi neraca lajur tersebut
3. Memindah bukukan ayat jurnal ke dalam akun yang berada pada buku besar 6. Menggunakan neraca lajur untuk :
a. Menyiapkan laopran keuangan
b. Menjurnal dan memindahkan bukukan ayat jurnal penyesuaian
c. Menjurnal dan memindah-bukukan ayat jurnal penutup
7. Menyiapkan neraca sisa setelah penutup buku. Neraca sisa ini merupakan langkah awal untuk periode berikutnya.

Nah semoga kamu paham akan tahapan siklus akuntansi secara berurutan ya teman !